Departemen Kehakiman Prancis telah memutuskan untuk memperpanjang waktu penahanan pendiri aplikasi pesan terkenal, Pavel Durov. Durov ditangkap pada hari Sabtu di Bandara Le Bourget di Paris karena diduga terlibat dalam tindakan ilegal yang berkaitan dengan aplikasi yang dikembangkannya.
Penyelidikan terhadap Durov oleh pihak berwenang mencakup berbagai tuduhan, termasuk penipuan, perdagangan narkoba, kejahatan terorganisir, penyebaran informasi terorisme, dan perundungan siber. Berdasarkan hukum Prancis, penahanan ini dapat berlangsung hingga 96 jam. Pada akhir periode ini, hakim harus memutuskan apakah akan membebaskan Durov atau mengajukan tuduhan resmi terhadapnya.
Mengenai peristiwa ini, perusahaan yang didirikan oleh Durov telah mengeluarkan pernyataan. Perusahaan menyatakan bahwa platform mereka selalu mematuhi hukum dan regulasi terkait Uni Eropa dengan ketat. Pernyataan tersebut juga menekankan bahwa Durov sendiri "tidak memiliki hal yang perlu disembunyikan" dan menyatakan harapan untuk segera menyelesaikan masalah ini.
Peristiwa ini memicu diskusi tentang batas tanggung jawab perusahaan teknologi, serta bagaimana mencapai keseimbangan antara melindungi privasi pengguna dan mencegah penyalahgunaan platform. Seiring dengan penyelidikan yang semakin mendalam, kasus ini dapat memiliki dampak yang mendalam pada industri komunikasi instan global.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
23 Suka
Hadiah
23
5
Bagikan
Komentar
0/400
AltcoinHunter
· 07-16 03:50
Sentralisasi juga bukan solusi, jalan hodl adalah jawaban yang benar.
Lihat AsliBalas0
BottomMisser
· 07-15 11:45
Tidak heran dalam beberapa hari ini tg sangat lambat.
Lihat AsliBalas0
CrossChainBreather
· 07-13 04:55
Haha, Prancis memang cukup kejam.
Lihat AsliBalas0
CryptoDouble-O-Seven
· 07-13 04:46
Tidak ada kata-kata, kan? Ini juga menangkap orang.
Lihat AsliBalas0
LiquidityHunter
· 07-13 04:38
Pertempuran privasi 3.0 telah dimulai, tindakan regulasi menunjukkan fluktuasi signifikan pada pukul 2:17 pagi.
Pendiri Telegram, Pavel Durov, ditahan di Prancis akibat sejumlah tuduhan pelanggaran hukum.
Departemen Kehakiman Prancis telah memutuskan untuk memperpanjang waktu penahanan pendiri aplikasi pesan terkenal, Pavel Durov. Durov ditangkap pada hari Sabtu di Bandara Le Bourget di Paris karena diduga terlibat dalam tindakan ilegal yang berkaitan dengan aplikasi yang dikembangkannya.
Penyelidikan terhadap Durov oleh pihak berwenang mencakup berbagai tuduhan, termasuk penipuan, perdagangan narkoba, kejahatan terorganisir, penyebaran informasi terorisme, dan perundungan siber. Berdasarkan hukum Prancis, penahanan ini dapat berlangsung hingga 96 jam. Pada akhir periode ini, hakim harus memutuskan apakah akan membebaskan Durov atau mengajukan tuduhan resmi terhadapnya.
Mengenai peristiwa ini, perusahaan yang didirikan oleh Durov telah mengeluarkan pernyataan. Perusahaan menyatakan bahwa platform mereka selalu mematuhi hukum dan regulasi terkait Uni Eropa dengan ketat. Pernyataan tersebut juga menekankan bahwa Durov sendiri "tidak memiliki hal yang perlu disembunyikan" dan menyatakan harapan untuk segera menyelesaikan masalah ini.
Peristiwa ini memicu diskusi tentang batas tanggung jawab perusahaan teknologi, serta bagaimana mencapai keseimbangan antara melindungi privasi pengguna dan mencegah penyalahgunaan platform. Seiring dengan penyelidikan yang semakin mendalam, kasus ini dapat memiliki dampak yang mendalam pada industri komunikasi instan global.